Pada umumnya keluhan sakit pinggang erat hubungannya dengan susunan dan fungsi tulang belakang. Tulang belakang tersusun oleh beberapa ruas yang membentuk kesatuan fungsi sehingga dapat melakukan gerakan-gerakan yang diinginkan, seperti: berdiri, duduk, jongkok, membungkuk, memutar, atau miring. Deretan tulang belakang tersebut membentuk lengkungan ke depan pada daerah leher dan pinggang, dan lengkungan ke belakang pada daerah dada dan pinggul. Di antara tulang belakang yang satu dengan yang lainnya terdapat persendian sehingga memungkinkan gerakan berputar ke kanan dan ke kiri.Di antara bagian-bagian dari unit fungsional tersebut, semuanya mempunyai persarafan yang dapat mengantar rangsangan nyeri. Segala proses yang menyebabkan tarikan, robekan, atau tekanan pada bagian tersebut akan menimbulkan nyeri pinggang. Demikian pula adanya proses peradangan pada bagian-bagian tersebut, dapat menimbulkan gejala sakit pinggang. Nyeri dan kaku pada pinggang pada pagi hari yang dirasakan selama bertahun-tahun lama kelamaan akan merambat ke atas tulang belakang yang dapat pula berakibat punggung menjadi lebih kaku dan punggung menjadi bungkuk.
Menurut lamanya, sakit pinggang terdiri dari dua jenis. Sakit pinggang akut atau jangka pendek umumnya berlangsung hanya beberapa hari sampai minggu. Sakit pinggang disebut kronis bila berlangsung lebih dari 3 bulan.
Sebagian besar sakit pinggang disebabkan oleh trauma punggung bawah atau gangguan seperti sciatica dan artritis. Trauma tersebut dapat disebabkan oleh cedera olahraga, bekerja di rumah atau di kebun, atau tersentak tiba-tiba seperti kecelakaan mobil atau tekanan pada tulang belakang lainnya. Penyebab lain yang paling umum adalah menggunakan otot-otot punggung Anda dalam kegiatan yang tidak biasa Anda lakukan, seperti mengangkat mebel atau melakukan pekerjaan berat seperti mencangkul.
Gejala sakit pinggang berkisar pada sakit otot yang menusuk atau nyeri, kaku/keterbatasan rentang gerak, atau ketidakmampuan berdiri tegak. Kadang-kadang, rasa sakit yang dirasakan di pinggang dapat menjalar sampai ke tempat lain dari tubuh.
Penyebab sakit pinggang antara lain:
1. adanya gangguan mekanik pada struktur dan kesatuan fungsi tulang belakang;
2. gerak atau sikap badan yang salah saat membungkuk dan mengangkat beban atau barang;
3. pemakaian sepatu dengan tumit tinggi, karena dalam keadaan normal tulang belakang daerah pinggang mempunyai lengkungan ke depan. Bila lengkungan ke depan tersebut berlebihan, akan menimbulkan gejala sakit pinggang;
4. tidur dengan alas/dasar yang terlalu lentur sehingga membuat tulang belakang mengikuti lenturan alas yang ditiduri;
5. kurang berolahraga sehingga menyebabkan kelenturan sendi-sendi dan jaringan ikut menurun, sehingga otot mudah cedera karena gerakan yang saderhana, seperti: mengangkat, mendorong, atau membungkuk.
Sakit pinggang dapat juga disebabkan oleh pengaruh suatu penyakit, seperti gangguan ginjal, penyakit jantung, kanker, penyakit tulang, atau gangguan metabolik. Sakit pinggang yang disebabkan oleh penyakit ginjal biasannya karena adanya kelainan pada air kemih. Kelainan tersebut berupa darah dalam air kemih karena kerusakan dinding saluran ginjal akibat luka yang ditimbulkan oleh batu ginjal.
Untuk mengurangi rasa nyeri dan untuk mencegah akibat yang lebih parah dari sakit pinggang, dianjurkan penderita melakukan gerak tubuh. Perhatikan sikap tubuh agar terhindar dari kondisi tubuh yang bungkuk atau lakukan aktivitas berbaring datar atau membungkuk-bungkuk sebentar secara teratur. Hendaknya mengupayakan juga keseimbangan antara istirahat dan kegiatan fisik. Aktivitas harus diperhatikan, tubuh harus mendapat istirahat yang cukup, hal ini mencakup pola hidup yang sehat, termasuk pola makan sehat, pola nilai sehat, dan pola pikir sehat.
Tips untuk mencegah sakit pinggang
1. Selalu melakukan peregangan sebelum latihan olah raga atau kegiatan fisik lainnya yang berat.
2. Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk. Ketika berdiri, jaga titik berat badan Anda agar seimbang pada kaki Anda. Saat bekerja di rumah atau di kantor, pastikan permukaan pekerjaan Anda berada pada ketinggian yang nyaman untuk Anda. Duduklah di kursi dengan sandaran yang baik dan posisi dan ketinggian yang tepat untuk tugas tersebut.
3. Selingi duduk Anda dengan secara berkala berjalan-jalan atau melakukan peregangan otot ringan untuk mengurangi ketegangan. Jika Anda harus duduk untuk jangka waktu yang panjang, istirahatkan kaki Anda di bangku rendah atau tumpukan buku.
4. Kenakan sepatu yang nyaman dan bertumit rendah.
5. Tidurlah dengan miring untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang Anda. Selalu tidur di permukaan yang cukup padat, jangan terlalu empuk.
6. Mintalah bantuan orang lain bila Anda mengangkat benda yang berat.
7. Jangan mengangkat dengan membungkuk. Angkat objek dengan menekuk lutut Anda dan berjongkok untuk mengambil objek. Jaga punggung lurus dan terus dekatkan objek ke tubuh Anda. Hindari memutar tubuh saat mengangkat. Lebih baik mendorong daripada menarik ketika Anda harus memindahkan benda berat.
8. Jaga nutrisi dan diet yang tepat untuk mengurangi dan mencegah berat badan berlebihan, terutama lemak di sekitar pinggang. Diet harian yang cukup kalsium, fosfor, dan vitamin D membantu menjaga pertumbuhan tulang baru.
9. Jika Anda merokok, berhentilah. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang punggung bagian bawah dan menyebabkan cakram tulang belakang mengalami degenerasi.
10. Berolahragalah secara teratur. Gaya hidup aktif berkontribusi dalam mencegah nyeri pinggang.
Cara alamiah yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit pinggang yaitu :
1. 25 gram jahe merah segar + 25 gram temu hitam segar + 30 gram akar sawi langit segar + 30 gram daun dewa segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
2. 30 gram daun dewa segar + 30 gram temu lawak segar + 25 gram daun hia/baru china segar direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
3. 10 butir angco + 1 - 3 buah sun boi/kiam boi + 15 gram akar bawang merah segar + 25 gram jahe merah segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
4. 100 gram buah takokak + 30 gram rambut jagung + 20 gram jahe merah segar + 10 gram adas direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, airnya disaring, lalu diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
5. Cabai rawit (dibuang tangkainya) + jahe (diiris-iris) masing-masing secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada pinggang yang terasa sakit. Lakukan secara teratur.
6. 120 gram jahe merah + 150 gram bawang putih + bubuk cabai secukupnya direndam dengan alkohol 75% secukupnya selama 14 hari. Setelah itu air rendaman tersebut dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara teratur.
7. Moxa dinyalakan/dibakar lalu didekatkan pada bagian yang sakit dengan jarak dekat sekitar 2,5 cm selama 10 - 15 menit. Jika terlalu panas, jaraknya agak dijauhkan. Lakukan secara teratur.
Catatan : anda dapat menggunakan salah satu cara alamiah di atas. Angco, kiam boi/sun boi, dan moxa dapat dibeli di toko obat Tionghoa. Dalam melakukan perebusan gunakan panci enamel atau periuk tanah.
@berbagai Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar